Psikolog beberkan cara menyembuhkan pencandu nonton film porno, panggilan berkomitmen dengan self adalah chapter terpenting.

Anda sedang menonton: Cara menghilangkan kecanduan film porno


*
lihat foto
*

esuba.net -Psikolog klinis dari chip hotch Muhammadiyah Malang (UMM), Uun Zulfiana SPsi MPsi turut memberikan pandangan soal pencandu menonton movie porno.

Menurut dosen di Fakultas Psikologi UMM ini, kecanduan menonton movie porno bisa ~ disembuhkan.

Dari segala cara menyembuhkan candu, hal terpenting menurut Uun ialah rasa komitmen dari di dalam diri.


"(Kecanduan menonton film porno) pasti bisa disembuhkan, psikoterapi itu sangat mungkin untuk dilakukan."

Sebab, menjadi sulit buat berhenti menonton movie porno bila tidak ada kemauan dari ourselves sendiri.

*
Dosen Fakultas Psikologi universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Uun Zulfiana, S.Psi., M.Psi., Psikolog. (Dokumen Pribadi)

Baca: Penyesalan Warganet kecanduan Nonton film Porno, Psikolog Ingatkan Beda seks Edukasi dan Pornografi

"Karena orang menonton (film porno) kan noel mungkin di umumhalaman area."

"Misal menonton di dalam kamar sendirian, kalau noël ada komitmen buat berhenti dari diri sendiri itu menjadi sulit," paparnya.

Lebih lanjut, bila seseorang sudah awal sadar dirinya kecanduan, maka kemauan karena sembuh become tumbuh mencapai sendirinya.


Bahkan, menurut Uun, perubahannya untuk sembuh bisa lebih cepat.

Lihat lainnya: Cara Alami Merawat Rambut Rontok Dengan Alami, Lesson_Form


Halaman lebih dekat
Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Tags
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)Uun Zulfiana SPsi MPsiTwitter
Berita Terkait

Berita Viral


fakta Viral brigadir Irwan Dikeroyok Geng Motor, dituduh Polisi Gadungan, Alami luka di Ulu trấn
viral Polwan di palangkaraya Dipukul humat Anggota TNI, Panglima TNI Perintahkan Proses beraksi
VIRAL video Polisi Dikeroyok saat Bubarkan Balap Liar, disalahkan Gadungan, Dianiaya dore Istrinya

Ikuti kita di
AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI


berita POPULER


*

Pasang Iklan
© 2021 esuba.net,a subsidiary the KG Media.
All appropriate Reserved
About Us•Help•Privacy Policy•Terms that Use
contact Us•Pedoman Media Siber
Redaksi•Info iklan