Dads, tidak semua bisa dulu imam dalam melaksanakan salat, lho. Ada pemfitnahan syarat apa harus dipenuhi. Ini syarat menjadi imam apa harus Dads tahu.

Anda sedang menonton: Cara menjadi imam yang baik

Salat merupakan rukun islam kedua yang wajib dilaksanakan malalui setiap umat muslim. Salat dapat dikerjakan secara personally maupun berjamaah.

Nah, untuk dilaksanakan secara berjamaah, diwajibkan harus ada seorang imam yang memimpinnya.

Hal ini siap tertulis dalam sebuah hadits apa diriwayatkan Imam Bukhari, Rasulullah bersabda:

"Jika shalat telah tiba, hendaklah penyimpangan seorang diantara kalian mengumandangkan adzan dan hendaklah yang most banyak hafalan Al-Quran berutang di antara kami mengimami kalian."

Namun, noël semua setiap orang boleh menjadi imam dalam salat. Ada banyak syarat dulu imam yang harus dipenuhi di dalam salat berjamaah.

Lantas, apa saja syarat menjadi imam dalam salat berjamaah? Yuk kita simak syarat dibawah ini.

Baca Juga: Ini Tata Cara Sholat Jumat Hingga Doa yang Dianjurkan, Yuk Simak!

Syarat menjadi Imam

Dads, dulu imam di dalam salat berjamaah noël boleh asal-asalan.

Jika sang imam bisa memerintah salat menjangkau baik, maka baginya dan para makmum pahala yang sempurna, beesuba.netme tetapi jika imam ada kesalahan, maka salah tersebut ditanggung melalui imam personally dan bagi makmum pahala yang sempurna.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يُصَلُّونَ لَكُمْ، فَإِنْ أَصَابُوا فَلَكُمْ <ولهم>، وَإِنْ أَخْطَئُوا فَلَكُمْ وَعَلَيْهِمْ

“Jika para imam apa shalat dengan kami itu benar maka pahala bagi kami semua, menjadi tetapi jika mereka does kesalahan, bagi kalian pahalanya, kesalahannya hanya ditanggung melalui para imam tersebut”

Dalam sebuah hadist Rasulullah apa diriwayatkan melalui Imam Muslim dari Abu Mas"ud al-Anshari RA disebutkan bahwa ada syarat dulu imam di dalam salat berjamaah.

Berikut ini syarat were imam batin salat berjamaah.

1. Beragama Islam

*

Foto: khaleejtimes.esuba.netm

Syarat were imam apa pertama adalah seseorang apa beragama islam.

Orang kafir tidak sah menjadi imam salat. Dan orang yang menjadi makmum imam apa kafir, dialah harus mengulang salatnya.

Imam Syafi"i batin Kitab al-Mughni al-Muhtaaj mengatakan:

"Jika diketahui dengan clearly bahwa seorang imam menyertainya kafir atau dari types perempuan, maka wajib untuk mengulang salatnya."

2. Berakal Sehat

Syarat were imam selanjutnya adalah seorang imam diwajibkan memiliki nalar sehat.

Salat tidak akan sah jika dipimpin oleh orang apa memilliki gangguan jiwa (gila), ling-lung, ataupun rakyat yang noël sadar, kemudian dalam keadaan mabuk.

Syarat were imam ini dijelaskan melalui Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili batin buku Fiqih Islam Wa Adillatuhu.

“Tidak sah salat yang dilakukan di belakang mereka (orang linglung dan mabuk) berdua, sebagaimana noël sah salat mereka juga,”

Baca Juga: Bolehkah Sholat Tahajud silam Tidur? Ini Penjelasannya!

3. Baligh

*

Foto: esuba.net photograph Stock

Dads, tidak sah ibadah salat wajib maupun sunah jika dipimpin melalui anak small atau seseorang yang belum baligh.

Karenanya, deviasi satu syarat were imam adalah seseorang apa sudah baligh.

Istilah baligh di dalam Islam merujuk di ~ seorang muslim yang sudah dewasa. Secara umum batasan umur baligh wanita dan laki-laki adalah 17-18 tahun.

Ketika laki-laki cantik mengalami mimpi damp dan perempuan cantik mengalami haid.

4. Laki-laki

Syarat menjadi imam lebih dekat adalah seorang laki-laki.

Sementara untuk jamaah apa semuanya wanita noël disyaratkan imamnya harus laki-laki.

Baca Juga: Ini Tata Cara Sholat Jenazah kemudian Doa terbaik Bagi Orang yang Meninggal, terdaftar Tahu!

5. Mengucapkan dari Hadats kecil dan Besar

*

Foto: esuba.net photo Stock

Mayoritas ulama sepakat, noël sah salatnya Imam apa berhadats atau terkena najis.

Namun, jika seorang imam noël mengetahui bahwa dirinya berhadats saat salatnya cantik selesai, maka tidak batal.

Syarat were imam ini berlaku juga untuk makmum juga. Perintah untuk bebas dari najis kerap disebutkan Allah SWT dalam Al-Quran surah Al-Ma"idah Ayat 6, Allah berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Yaaa aiyuhal laziina aamanuu izaa qumtum ilas Salaati faghsiluu wujuuhakum wa Aidiyakum ilal maraafiqi wamsahuu biru"uusikum wa arjulakum ilal ka"bayn; wa in kuntum junuban fattahharuu; wain kuntum mardaaa aw"alaa safarin aw jaaa"a ahadum minkum minal gha

Artinya:

"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai usai siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai nanti kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau di dalam perjalanan atau bagian belakang dari tempat limbah air (kakus) ataukah menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah mencapai debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu mencapai (debu) itu. Allah noël ingin menyulitkan kamu, tetapi dialah hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur."

6. Bagus Bacaan dan Paham Rukun Salat

Syarat were imam diutamakan yang pandai membaca Al-Quran, buat itu menjadi salah satu syarat sah salat. Seorang imam tambahan harus menerapkan rukun-rukun salat.

Hal ini ditegaskan melalui hadits apa diriwayatkan Abi Mas`ud Al Badri Radhiyallahu ‘anhu , dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَؤُمُّ اْلقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللهِ ، فَإِنْ كَانُوْا فِى الْقِرَاءَةِ سَوَاءٌ فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ ، فَإِنْ كَانُوْا فِى السُّنَّةِ سَوَاءٌ فَأَقْدَمُهُمْ هِجْرَةً ، فَإِنْ كَانُوْا فِى اْلهِجْرَةِ سَوِاءٌ فَأَقْدَمُهُمْ سِلْمًا (وَفِى رِوَايَةٍ : سِنًّا)، وَ لاََ يَؤُمَّنَّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ فِي سُلْطَانِه (وفى رواية : فِي بَيْتِهِ) وَ لاَ يَقْعُدْ عَلَى تَكْرِمَتِهِ إِلَّا بِإِذْنِهِ

“Yang (berhak) menjadi imam (suatu) kaum, ialah yang most pandai membaca Kitabullah. Jika mereka di dalam bacaan sama, maka yang lebih mengetahui kyung sunnah. Jika mereka dalam sunnah sama, maka apa lebih silam hijrah. Jika mereka batin hijrah sama, maka yang lebih sebelum masuk Islam (dalam riwayat lain: umur). Dan janganlah seseorang were imam terhadap apa lain di angkasa kekuasaannya (dalam riwayat lain: di rumahnya). Dan bukan duduk di tempat duduknya, kecuali seizinnya."

Baca Juga: Menag Imbau Laksanakan Sholat Ied di Rumah, Simak Tata Caranya Moms!

7. Imam noël sedang were Makmum Imam Lainnya

*

Foto: esuba.net picture Stock

Salah satu syarat were imam adalah noel sedang were makmum dari imam lainnya.

Orang apa sedang dulu makmum dari imam lainnya noël dapat menjadi imam salat berjamaah. Seorang imam pribadi kewajiban karena mandiri, yang artinya noël sedang disusul salat jamaah yang lainnya.

8. Diutamakan Orang yang Lebih Tua

Syarat dulu imam batin salat berjamaah selanjutnya, yaitu preno out orang apa umurnya lebih tua.

Sebab, orang yang lebih tua itu lebih khusyuk batin shalat, sehingga lebih utama.

Nabi Muhammad observed bersabda:

“Shalatlah kamu sekalian sebagaimana kamu sekalian pemandangan aku does shalat. Hendaklah salah seorang dari kamu does adzan untuk kamu sekalian, dan hendaklah orang apa paling başı di antara kamu mengimami kamu sekalian.”

Baca Juga: Ini Hukum, Aturan, dan Tata Cara Sholat Jamak, Catat!

9. Bukan Musafir

*

Foto: saudigazette.esuba.netm

Syarat menjadi imam selama salat berjemaah selanjutnya diutamakan umat muslim yang mukim di angkasa tersebut. Artinya, bukan orang musafir.

Lihat lainnya: Apa Yang Melatarbelakangi Berdirinya Asean, Sekretariat Nasional Asean

Diriwayatkan dari Abu Mas’ud Al-Badri bahwa Nabi Muhammad experienced bersabda:

“Janganlah sekali-kali seseorang laki-laki mengimami setiap orang laki-laki lain pada keluarga laki-laki go tersebut dan jangan lakukan itu seseorang laki-laki duduk di ~ tempat duduk yang khusus bagi laki-laki lain, kecuali dengan izinnya.”

Baca Juga: Tata Cara dan Doa Sholat Dhuha buat Melancarkan Rezeki, Yuk Hafalkan!

Itu dia Dads, syarat dulu imam saat salat berjamaah. Semoga help dan salat kita diterima malalui Allah SWT.