Menyucikan diri dari hadas besar setelah mimpi basah adalah terdaftar agar ibadah militer dianggap sah

4 Agustus 2021


Freepik/Jannoon028
*

Mimpi kelembaban merupakan bab lumrah apa terjadi pada remaja laki-laki. Mimpi uap adalah terjadinya ejakulasi saat tidur, bab ini memang termasuk nanti dalam proses masa pubertas seorang remaja.

Anda sedang menonton: Doa mandi besar setelah mimpi basah

Dengan kata lain, selama anak remaja laki-laki mengalami mimpi basah,berarti ia telah memasuki fase remaja atau baligh.

Dalam Islam sendiri, masa pubertas mama wajibmelakukan bak mandi junub atau bath besar.

Hal ini untuk keluarnya enthusiasm dari kemaluan termasuk setelah dalam hadas besar–yang mana cara menyucikannya just dengan mandi.

Mengapa bak mandi hadas geram harus dilakukan setelah mimpi basah?

Sebab, ibadah hanya akan dianggap sah selagi badan di dalam keadaan suci, terbebas dari segala jenis kotor dan hadas.

Ini tambahan telah difirmankan melalui Allah SWT dalamsurat Al Maidah ayat 6 apa bunyinya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ"Yā ayyuhallażīna āmanū iżā qumtum ilaṣ-ṣalāti fagsilụ wujụhakum wa aidiyakum ilal-marāfiqi wamsaḥụ biru`ụsikum wa arjulakum ilal-ka'baīn, wa ing kuntum junuban faṭṭahharụ, wa ing kuntum marḍā au 'alā safarin au jā`a aḥadum mingkum minal-gā`iṭi au lāmastumun-nisā`a fa lam tajidụ mā`an fa tayammamụ ṣa'īdan ṭayyiban famsaḥụ biwujụhikum wa aidīkum min-h, mā yurīdullāhu liyaj'ala 'alaikum min ḥarajiw wa lākiy yurīdu liyuṭahhirakum wa liyutimma ni'matahụ 'alaikum la'allakum tasykurụn."

Artinya:"Hai orang-orang apa beriman, apabila kamu hendak bekerja pada solat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai mencapai siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan detik mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat sampah air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu noël memperoleh air, maka bertayamumlah mencapai tanah apa baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan negara itu. Allah noël hendak membuatnya sulit kamu, tetapi dia hendak rapi kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur" (QS. Al-Maidah, <5>:6).

Karena penting menjaga kesucian tubuh, maka remaja mama diamanatkan belajar doa hadas besar,niat bak mandi hadas besarsetelah mimpi basah dan tata cara bath hadas besardalam Islam.

Untuk mengetahuinya, berikut esuba.net sajikan rangkuman insula tentang bath wajibdi bawah ini!


Freepik/Jcomp

Seperti yang sudah disinggung di mulailah juga, mandi hadas besar usai mimpi damp wajib dilakukan remaja mama. Hal ini buat dirinya noel boleh solat, kata sandi Alquran, puasa, maupun berdiam di masjid apabila berbadan masih belum dalam keadaan suci.

Maka dari itu, berikut bacaan doa niat mandi hadas besar. Remaja laki-laki mama dapat melafalkan niat secara linguistik atau dalam trần sembari menyiramkan air pertama kalinya usai tubuh.

‎نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

"Nawaitul ghusla li raf'il hadatsil akbari minal janâbati fardhollillahi ta'ala"

Artinya: Aku niat bak mandi untuk menghilangkan hadas terlalu tinggi dari janabah (junub), fardu untuk Allah Ta’ala.


Freepik/Lifeforstock

Adapun tata cara bak mandi hadas besar yang benar telah disunahkan malalui Rasulullah SAW. Terdapat dua hadis yang menjelaskannya, yaknihadis dari ‘Aisyah dandari Maimunah. Berikut selengkapnya:

Hadis Pertama:

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ، ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِى الْمَاءِ ، فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ ، ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ

Artinya:"Dari‘Aisyah, istri Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa jika Nabishallallahu ‘alaihi wa sallammandi junub, beliau memulainya mencapai mencuci senin telapak tangannya. Kemudian beliau berwudu sebagaimana wudu untuk solat. Lalu beliau pintu masuk jari-jarinya setelah dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, then menyiramkan air setelah atas kepalanya menjangkau cidukan senin telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya” (HR. Bukhari no. 248 dan Muslim no. 316).

Hadis Kedua:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَتْ مَيْمُونَةُ وَضَعْتُ لِرَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – مَاءً يَغْتَسِلُ بِهِ ، فَأَفْرَغَ عَلَى يَدَيْهِ ، فَغَسَلَهُمَا مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلاَثًا ، ثُمَّ أَفْرَغَ بِيَمِينِهِ عَلَى شِمَالِهِ ، فَغَسَلَ مَذَاكِيرَهُ ، ثُمَّ دَلَكَ يَدَهُ بِالأَرْضِ ، ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ ، ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ ثُمَّ غَسَلَ رَأْسَهُ ثَلاَثًا ، ثُمَّ أَفْرَغَ عَلَى جَسَدِهِ ، ثُمَّ تَنَحَّى مِنْ مَقَامِهِ فَغَسَلَ قَدَمَيْهِ

Artinya:"Dari Ibnu ‘Abbas berkata bahwaMaimunahmengatakan, 'Aku pernah menyediakan air bath untuk Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu beliau menuangkan waiting pada kedua tangannya dan mencuci keduanya dua kali-dua kali atau tiga kali. Lalu dengan rumbai kanannya beliau menuangkan air di atas telapak groep kirinya, then beliau mencuci kemaluannya. Nanti itu beliau menggosokkan tangannya setelah tanah. Kemudian beliau berkumur-kumur dan pintu masuk air usai dalam hidung. Lalu beliau membasuh muka dan kedua tangannya. Kemudian beliau membasuh kepalanya tiga kali dan mengguyur seluruh badannya. Ke itu beliau bergeser dari posisi lebih baru lalu mencuci detik telapak kakinya (di tempat apa berbeda)'” (HR. Bukhari no. 265 dan Muslim no. 317).

Dari senin hadis tersebut, maka tata cara bath hadas besar usai mimpi uap pun mungkin diurutkan. Yuk, simak di bagian berikut!

1. Ke membacakan doa niat bath hadas besar, cuci tangansebanyak tiga kali dahulu mandi

Adapun alasan mencuci rumbai ini benar dengan penjelasan Ibnu Hajar Al Asqolanirahimahullahyang mengatakan,

“Boleh enim tujuan untuk mencuci groep terlebih dahulu here adalah buat membersihkan rumbai dari bangku … juga boleh memanggang tujuannya adalah karena bak mandi tersebut dilakukan setelah bangun tidur."

2. Selanjutnya, bersihkan area kemaluan dari kredit dengan menggunakan tangan kiri

3. Kalau sudah, tangan apa digunakan buat membersihkan kemaluan tadi harus dibersihkan kembali dengan manfaat sabun

Hal ini benar dengan penjelasan An Nawawirahimahullah, yakni,

“Disunahkan bagi orang yang beristinja(membersihkan kotoran) menjangkau air, selama selesai, hendaklah ia mencuci tangannya menjangkau debu atau semacam sabun, atau hendaklah ia menggosokkan tangannya usai tanah atau tembok karena menghilangkan kotoran apa ada.”

4. Lakukan wudu sama sebagai ketika akan solat

Berkaitan dengan ini, ada sedikit perbedaan pendapat antar ulama. Sebab, ada apa mengatakan bahwa selagi berwudu dalam mandi hadas besar, kaki juga perlu ikut dibasuh. Perbedaan dengan hadis lain yang mengatakan kalau feet seharusnya dicuci di akhir.

Kendati demikian, Syaikh Abu Malikhafizhohullahmengatakan bahwa kedua hadis boleh digunakan. Jadi, remaja mama boleh membasuh kaki sewaktu wudu sama sebagai ketika become solatatau membersihkan kaki di akhir.

5. Menyiram kepalasebanyak tiga kali hingga sampai nanti pangkal rambut

6. Mencuci kepala dengan mendahulukan bagian kanan, lalu bagian kiri

7. Jangan lupa untuk menyela-nyela rambut

8. Terakhir, siram seluruh berbadan dengan air start dari berbadan bagian kanan dan lanjut ke bagian kiri

Hal ini berdasarkan hadis ‘Aisyahradhiyallahu ‘anhayang berkata,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ فِى تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُورِهِ وَفِى شَأْنِهِ كُلِّهِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mendahulukan yang kanan ketika pakai sendal, selagi bersisir, kapan bersuci dan batin setiap perkara (yang baik-baik)” (HR. Bukhari no. 168 dan Muslim no. 268).


Pixabay/drfuenteshernandez

Dalam tata cara bak mandi hadas besar ke mimpi basah, memang sudah ada langkah bagaimana seorang muslim melakukan wudu layaknya kapan hendak solat. Namun, Mama bisa berpikir bahwa wudu tersebut various dengan wudu ketika ini adalah solat untuk merupakan bagian dari bak mandi wajib akun itu sendiri.

Akan tetapi, apabila Mama cantik melaksanakan bak mandi hadas besar, sebenarnya noel perlu wudu lagi, lho.

Pasalnya, Mama tambahan sudah melakukan wudu pantas dengan tata caratadi. Halaman ini juga dikuatkan oleh dua hadis yang disampaikan 'Aisyah dan Ibnu 'Umar.

Hadis Pertama:

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ لاَ يَتَوَضَّأُ بَعْدَ الْغُسْلِ

Artinya:“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam noel berwudu nanti selesai mandi” (HR. Tirmidzi no. 107, one Nasai no. 252, Ibnu Majah no. 579, Ahmad 6/68. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis inisahih).

Hadis Kedua:

Ibnu ‘Umarditanya sekitar wudu ke mandi. Beliau pun menjawab,

سُئِلَ عَنِ الْوُضُوءِ بَعْدَ الْغُسْلِ؟ فَقَالَ:وَأَيُّ وُضُوءٍ أَعَمُّ مِنَ الْغُسْلِ؟

“Lantas wudu yang mana lagi apa lebih besar dari mandi?” (HR. Ibnu Abi Syaibah secaramarfu’danmauquf).

Di samping itu, Abu Bakr Ibnul ‘Arobi danIbnu Baththoljuga mengungkapkan bahwa tidak ada ijmak ataukah selisih pendapat di antara para ulamamengenai wudu telah termasuk batin mandi.


Mama bisa pernah mendengarkan kalau wudu untuk solat noel boleh dikeringkan dengan handuk, melainkan harus kering menjangkau sendirinya.

Begitu pula sehabis bak mandi hadas besar, makruh menurutsebagian ulamamengeringkan riak dengan handuk ke mandi.

Hal ini sesuai dengan hadis Maimunah apa menyebutkan,

فَنَاوَلْتُهُ ثَوْبًا فَلَمْ يَأْخُذْهُ ، فَانْطَلَقَ وَهْوَ يَنْفُضُ يَدَيْهِ

“Lalu aku sodorkan kain (sebagai pengering) tetapi beliau noël mengambilnya, lalu beliau televisi dengan mengeringkan wait dari badannya dengan tangannya” (HR. Bukhari no. 276).

Namun, ada beberapa penjelasan lebih benar mengenai hadis tersebut, yaitu:

Ada banyak kemungkinan terkait apa dilakukan Rasulullah SAW. Pertama, ia noël mengambil kain/handuk tersebut bisa jadi bukan bermaksud buat memakruhkan mengeringkan badan. Kedua, bisa memanggang kain yang disuguhkan ternyata robek atau dirinya memang sedang buru-buru.Hadis tersebut nyatanya demonstrasi bahwa Rasulullah pribadi kebiasaan mengeringkan tubuh.Mengeringkan waiting di tubuh dengan memanggang maupun bahan tidaklah makruh buat kedua aktivitas tersebutsama-sama mengeringkan.

Lihat lainnya: 6 Jenis Hewan Dan Tumbuhan Langka Yang Hampir Punah Halaman All

Dari penjelasan di atas, mengeringkan sikap setelah bak mandi hadas besardengan handuk boleh-boleh saja ya, Ma.

Itulah tadidoa hadas besar, niat bak mandi hadas besar usai mimpi kelembaban dan tata cara bak mandi hadas besar. Remaja laki-laki mama harus diajarkan dari sekarang untuk doa tersebut become ia amalkan hingga kematangan nanti. Harapan bermanfaat!