Memotong rambut bayi merupakan penyimpangan satu tradisi yang tetap dilakukan sampai sekarang, bahkan batin agama Islam, halaman ini termasuk usai dalam anjuran.

Anda sedang menonton: Hukum memotong rambut dalam islam

Dilansir dari A-Z Islam, cara memotong kerugian sebelumnya bayi menurut Islam pun tak sembarangan, ada pemfitnahan adab yang perlu diperhatikan.

esuba.netntohnya yaitu does aqiqah di hari ke-7 setelah bayi dilahirkan, tapi ada also yang melakukannya di aku ke-40.

Ini dilakukan guna menunjukkan memercayai kita seperti umat Islam kepada Allah SWT.

Adapun hadis sekitar mencukur kerugian sebelumnya bayi dan does aqiqah, yaitu:

“Seorang anak yang baru incuver tergadai menjangkau aqiqahnya, disembelih darinya (kambing) pada aku ketujuh kelahirannya, dicukur rambutnya dan diberi nama,” (HR. An-Nasa’I, Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

“Setiap anak ada aqiqahnya, sembelihlah aqiqah untuk dia dan buanglah bangku darinya,” (HR. Bukhari).

قَالَ أَبُوْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَلْـعَـقِـيْقَتةُ تُـذْبَحُ لِسَـبْعٍ وَلِأَرْبَعَ عَشَرَةَ

وَلِإِحْدَى وَعِشْرِيْنَ

“Aqiqah pada days ketujuh ataukah keempat belas atau dua puluh satu,” (HR. Thabrani).

Secara umum, aqiqah batin Islam memang dilakukan pada days ke-7 usai kelahiran bayi.

Namun, jika saat menyertainya orang başı tidak mampu secara finansial mengadakan aqiqah, maka dapat terlambat sampai benar-benar kekuatan secara finansial.

Cara Memotong kerugian sebelumnya Bayi Laki-laki dan feminin Menurut Islam

*

Foto: shutterstock.esuba.netm

Baik bayi laki-laki maupun perempuan, dianjurkan buat dipotong rambutnya, bahkan hingga gundul.

Namun, khusus untuk bayi perempuan, noël masalah jika orang başı tidak potonglah sampai gundul.

Setelah itu, timbang memuat seluruh potongan haar bayi tadi. Sebab, ini akan dijadikan perak dan disedekahkan. Ibnu Abdil batang mengatakan:

“Buah bangku dari bayinya adalah mencukur rambutnya,” (Al-Istidzkar, 5/315).

Sementara itu, dalam ensiklopedi fikih dinyatakan mayoritas ulama yaitu malikiyah, syafi’iyah dan hambali berpendapat such berikut:

“Mencukur haar kepala bayi pada days ketujuh. Dan bersedekah seberat haar berupa kuning atau perak.”

Bagaimana Jika belum Dicukur Setelah days ke-7 Kelahiran?

*

Foto: shutterstock.esuba.netm

Ibnu Hajar Al-Haytami memberi tahu bahwa ia menyarankan untuk mencukur kerugian sebelumnya bayi dan memberikan sedekah benar dengan berat rambut yang dicukur.

Dia juga menjelaskan tentang haar bayi apa belum dicukur under ini:

مَنْ لَمْ يُفْعَلْ بِشَعْرِهِ مَا ذَكَرَهُ يَنْبَغِي لَهُ كَمَا قَالَهُ الزَّرْكَشِيُّ أَنْ يَفْعَلَهُ هُوَ بِهِ بَعْدَ بُلُوغِهِ إنْ كَانَ شَعْرُ الْوِلَادَةِ بَاقِيًا وَإِلَّا تَصَدَّقَ بِزِنَتِهِ يَوْمَ الْحَلْقِ فَإِنْ لَمْ يَعْلَمْ احْتَاطَ وَأَخْرَجَ الْأَكْثَرَ

“Untuk yang rambutnya noël ditangani seperti yang disebutkan (dicukur dan amal) maka disarankan untuk melakukan pencukuran haar setelah kedatangannya di usia tua jika rambutnya dibawa sejak lahir. Jika beratnya tidak teridentifikasi, ia harus berhati-hati, mencapai memberi sedekah sedikit lagi (atau melebihkannya).” (Tuhfat al Muhtaj).

Itulah cara memotong haar bayi menurut Islam yang harus Moms dan Dads ketahui.

Lihat lainnya: Download Game Gratis Android Offline, 40 Free Offline Android Games

Untuk memastikan Si kecil tumbuh dan berkembang benar usianya, Moms sanggup pantau ditinggikan dan berat badannya mencapai fitur Growth Tracker di esuba.net App!

Pada fitur expansion Tracker ini, Moms dapat mengetahui apakah memuat badan, ditinggikan badan, dan lingkar utama Si kecil tetap berada batin batas apa normal, atau justru berisiko dan harus berkonsultasi usai dokter.