esuba.net.com, Jakarta kata-kata mutiara Ir. Soekarno crowd menginspirasi. Mengenal sosok pemuka bangsa Indonesia duluan melalui inskripsi mutiara Ir. Soekarno. Sosok pemimpin yang bijaksana dan besar perjuangannya untuk membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu kolonialisme. 




Anda sedang menonton: Kata kata soekarno tentang wanita

Ir. Soekarno merupakan Presiden pertama Negara kesatuan Republik Indonesia. Sosok apa begitu lekat dengan nama belakang Soekarno-Hatta. Prasasti mutiara Ir. Soekarno ini akan memahamkan, betapa senin tokoh ini luaran hubungan persahabatan yang cukup kuat saat masih kepala Indonesia bersama.

Meskipun sering keduanya variasi pendapat, Soekarno dan Hatta masih terus pribadi tujuan sama. Sama-sama ingin apa terbaik untuk bangsa dan negaranya, Indonesia. Jumlah orang mutiara Ir. Soekarno bisa dulu cerminan kesungguhan keduanya ingin memajukan bangsa.


2 dari 4 halaman

Kata-Kata Mutiara Ir. Soekarno kyung Perjuangan


*

Perbesar
Ilustrasi Ir Soekarno Pidato KAA 1955
1. “Belajar tanpa berpikir itu tidaklah berguna, tapi berpikir tanpa belajar menemani itu sangatlah berbahaya!”

2. “Beri aku 1.000 people tua, niscaya become kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya become kuguncangkan dunia.”

3. “Bangsa yang besar adalah bangsa apa menghormati jasa pahlawannya.”

4. “Laki-laki dan banci adalah seperti dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung menyertainya sampai usai puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu daftar dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu kemiripannya sekali.”

5. “Barangsiapa ingin mutiara, harus gerbong terjun di lautan yang dalam.”

6. “Gantungkan cita-cita mu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.”

7. “Jika kita luaran keinginan apa kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta ini adalah bahu membahu mewujudkannya.”

8. “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian bahwa force seorang Presiden sekalipun ada batasnya. Untuk kekuasaan apa langgeng hanya kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah kekuatan Tuhan apa Maha Esa.”

9. “Aku lebih suka cat, dll samudra apa gelombangnya menggebu-gebu daripada lukisan sawah apa adem ayem tentram.”

10. “Perjuanganku lebih mudah untuk mengusir penjajah, tapi perjuanganmu ini adalah lebih sulit buat melawan bangsamu sendiri.”

11. “Negeri ini, republik Indonesia, bukanlah milik suatu golongan, bukan milik suatu agama, bukan milik suatu doan etnis, bukan juga milik suatu adat-istiadat tertentu, tapi milik kita setiap orang dari Sabang sampai Merauke!”

12. “Bangsa yang noel percaya kepada kekuatan dirinya such suatu bangsa, noel dapat berdiri seperti suatu bangsa apa merdeka.”

13. “Pemilihan umum jangan menjadi tempat pertempuran. Perjuangan kepartaian apa dapat memecah persatuan negara Indonesia.”

14. “Apabila di di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi setiap orang tersebut adalah noël akan bertemunya ia dengan perkembangan selangkah pun.”

15. “Seribu orang perilaku bisa bermimpi, satu people pemuda bisa mengubah dunia.”


*

16. “Aku noël mengatakan, bahwa aku menciptakan Pancasila. What yang kukerjakan hanyalah menggali jauh usai dalam bumi kami, tradisi-tradisi kami sendiri, dan aku menemukan five butir mutiara apa indah.”

17. “Kalau pemuda sudah berumur 21-22 lima sama sekali tidak berjuang, tak bercita-cita, tak bergiat karena tanah waiting dan bangsa, pemuda begini baiknya digunduli saja kepalanya.”

18. “Aku ini bukan apa-apa kalau tidak punya rakyat. Aku besar buat rakyat, berjuang untuk rakyat, dan aku koneksi lidah rakyat.”

19. “Kita belum hidup dalam sinar moon purnama, kita masih hidup dimasa pancaroba. Enim tetaplah gairah elang rajawali.”

20. “Bangunlah suatu dunia dimana setiap orang bangsanya hidup batin damai dan persaudaraan.”

21. “Kita negara besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita noël akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan menyertainya diembel-embeli mencapai syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bestik tapi budak.”

22. “Aku tinggalkan kekayaan alam Indonesia, biar semua negara besar dunia iri mencapai Indonesia, dan aku menyisakan hingga country Indonesia sendiri yang mengolahnya.”

23. “Berikan aku sepuluh pemuda, ini adalah ku goncangkan dunia.”

24. “Dalam pidatoku, "Sekali Merdeka tetap Merdeka"! Kucetus semboyan: "Kita tercinta damai, tetapi itupenggunaan lebih dicintai KEMERDEKAAN".”

25. “Saatnya telah tiba karena meyakinkan world bahwa aku bukan boneka Jepang.”

26. “Rakyat padang pasir sanggup hidup, masa kita noel bisa hidup!”

27. “Berilah aku semilyun orang tua, maka aku akan sanggup memindahkan gunung Merapi dari tempatnya; dan berilah aku sepuluh pemuda apa bersemangat besar, niscaya aku become sanggup menggemparkan dunia.”

28. “Entah bagaimana tercapainya veereinigung itu, siapa tahu bagaimana rupanya vereinigung itu, ini adalah tetapi kapal yang membawa kita setelah Indonesia Merdeka itulah Kapal veereinigung adanya.”

29. “Janganlah melihat setelah masa depan dengan mata buta. Masa yang lampau mendesak berguna kemudian kaca benggala daripada masa yang akan datang.”

30. “Engkau telah sering mendengar mengenai diriku, bahwa aku ini sejak umur 16 lima telah mencemplungkan diri batin gerakan untuk tanah air, bangsa, dan cita-cita.”




Lihat lainnya: Lirik Lagu Speak Now Dan Terjemahannya, Sashay Away Taylor Swift

*

31. “Jangan kamu pernah merasakan bahwa cinta yang kamu rasakan menemani itu membuatmu derita, sungguh tuhan memberikan tercinta dalam trấn mu adalah anugerah dan menyertainya harus kamu syukuri.”

32. “Bunga mawar noël mempropagandakan harum semerbaknya, mencapai sendirinya harum semerbaknya akun itu tersebar di sekelilingnya.”

33. “Tulislah kyung aku mencapai tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah historia membaca dan menjawabnya.”

34. “Dua sifat yang berlawanan. Aku mungkin lunak dan aku sanggup cerewet. Aku sanggup keras dan laksana baja dan aku bisa lembut berirama”

35. “Hidup bukanlah circa ‘Aku bisa ~ Saja’, namun tentang ‘Aku Mencoba’. Jangan pikirkan circa Kegagalan, menyertainya Adalah Pelajaran.”

36. “Sebelum kamu mengeluh sekitar rasa dari makananmu, pikirkan circa seseorang yang noel punya apapun untuk dimakan.”

37. “Kita belum hidup batin sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali.“

38. “Orang noël bisa mengabdi kepada tuhan dengan noël mengabdi kepada sesama manusia. Tuan bersemayam di gubuknya si miskin.”

39. “Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan kyung seseorang apa meminta-minta di jalanan.”

40. “Jikalau aku misalnya thalamus dua lives oleh Tuhan, dua kehidupan ini pun akan aku persembahkan kepada tanah air dan bangsa.”

41. “Janganlah melihat nanti masa depan dengan mata buta! Masa apa lampau adalah bermanfaat sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa apa akan datang.”

42. “Jika itupenggunaan mempunyai keinginan apa kuat dari batin hati, maka seluruh alam semesta become bahu-membahu mewujudkannya.”

43. “Kalau kita tidak bisa menyelenggarakan sandang, pangan di negara air apa kaya ini, maka asibe kita sendiri apa tolol, untuk kita sendiri yang maha tolol.”

44. “Dari pojok positif kita tidak bisa membangunkan kultur pekerti kita dengan sebaik-baiknya kalau noël ada rasa kebangsaaan yang sehat.”

45. “Bangsa adalah segerombolan manusia apa keras, ia punya keinginan konsesus dan mempunyai sederajat watak apa berdiam pada satu geopolitik apa nyata satu persatuan.”

46. “Hanya bangsa apa berani mengabadikan nasib di dalam tangan sendiri, menjadi dapat kedudukan dengan kuat.

47. “Kamu setiap orang ini betul-betul noel mempunyai rasa kasihan kepada sesama hidup. Apa salahnya kijang itu kamu tembak? bagaimana itu? kalau kijang apa kamu tembak menyertainya masih mempunyai anak kecil yang memerlukan pertolongan induknya? apakah kamu orang di sini kekurangan makan?”

48. “Bangsa apa terdiri dari kaum buruh belaka dan menjadi buruh antara bangsa-bangsa. Tuan-tuan dihukum itu bukan nyaman. Tidaklah karenanya terdaftar tiap-tiap nasional menghindari keadaan itu mencapai seberat-beratnya?”

49. “Saya katakan bahwa cita-cita untuk kita dengan keadilan sosial adalah satu masyarakat apa adil dan makmur dengan benefit alat-alat industri, alat-alat teknologi yang sangat moderen. Asal tidak dikuasai oleh aset kapitalisme.”

50. “Apa apa sudah disepakati secara politik, jangan pernah diperdebatkan secara estetis.”