Pertama mendengar kyung film familial tak Kasat Mata memang untuk membuat imajinasi were aneh-aneh. Lucu memang mendenggar istilah "Keluarga Tak Kasat Mata", pada times siang days memang terbayang hal apa lucu-lucu untuk ketidakmungkinannya dan kemiripan sekali tidak masuk akal, mosok sih noel kasat mata, alias tak mungkin dilihat secara biasa. Namun siapa tahu mengapa frasa "keluarga tak kasat mata" tersebut mendesak berkesan, buat unik mungkin. Then cari info, owalah ternyata ini film adalah susulan dari kisah yang pernah ramai di Kaskus.

Anda sedang menonton: Keluarga tak kasat mata film

Tak kurang saat ini saga kiriman mas Genta tersebut cantik dibaca 13 million orang, lha dulu aja ketika awal-awal cantik banyak apa menunggu postingan demi postingan kematian nyata tersebut. Kematian nyata kyung sebuah rumah di kyung Jalan Magelang, Jogja apa pernah disewa were kantor sebuah masyarakat tertentu, yang dikisahkan di dalam film adalah "Pandawa", kapan membaca mencapai alunan tulisan apa cukup renyah dan asyik, dan anehnya memang di atas awalnya diawali dengan pengenalan sebuah kidung karya Sunan Kalijaga yang berjudul "Rumekso ing wengi". Sebuah kidung yang sangat dihormati dan memiliki perbawa terutang anggun, misterius, indah, menakutkan sekaligus mengokohkan keimanan seseorang. Kidung apa benar-benar diramu dan diracik dengan olah ilmu bathin apa super. Tak pelak selama bulan Ramadhan pernah tiap hari membaca kisah tersebut, pun mencapai senang trần mengulang-ulang mendengarkan Kidung Rumekso ing Wengi karya deviasi satu tutor Jawa apa tersohor.

Gambaran Film keluarga Tak Kasat Mata

Keluarga Tak Kasat Mata bercerita kyung seorang pemuda bernama Genta, yang bercerita circa tempat kerjanya dulu di Yogyakarta. Cerita ini itu dimulai saat perusahaan berpindah kantor ke sebuah bangunan baru. Disanalah Genta bersama rekan kerjanya start mendapati banyak kejadian diluar nalar.

Malam-malam mereka perlahan were momen sepenuhnya ketegangan. Satu persatu karyawan start dihadapkan mencapai sosok penampakan yang ingin berpesan. Rentetan takut kejadian, seolah dulu pembuktian ini adalah adanya kehidupan apa sejatinya memang always berdampingan.

Satu persatu dugaan terus muncul, menimbulkan banyak pertanyaan buat segera diselesaikan. Sampai di atas akhirnya ada satu ketentuan dimana Genta dkk. Terpaksa persyaratan bantuan seorang kawan. Mereka percaya bahwa ada satu misteri yang harus langsung diselesaikan.

Mungkin siap sebuah takdir karena dipertemukan, melalui Rere satu persatu misteri mulailah terpecahkan. Namun noël semua fact boleh diucapkan. Genta apa dari awal menyimpan penasaran, harus mencari tahu sendiri jawaban overhead pertanyaannya. Satu kejujuran jawaban apa memang hanya bisa konon oleh familial Tak Kasat Mata.

Sumber : Kaskus


*

Menonton Film familial Tak Kasat Mata

Sulit membayangkan koknya jadinya film Horor familial Tak Kasat Mata ini, dari tulisan yang dinikmati lama, dan panjang, then menjadi film mencapai durasi tentang 2 pukul kurang sedikit. Bahkan kabarnya ada Novel dari kisah postingan berantai di Kaskus ini. Melepas dari itu, kebahagiaan ada menyajikan khusus untuk Gala Premiere movie Horor keluarga Tak Kasat Mata dari teman-teman Kaskus regional Yogyakarta. Sebuah beruntung kaskuser beneran. Bisa nonton bareng mencapai teman-teman apa sudah dikenal, pasti menambah rasa percaya diri buat tidak malu selama melihat adegan-adegan yang tentusaja mengagetkan dan seram. Terimakasih untuk KaskusErYe.

Memang ada kerumunan tumpeng dipajang dan disiapkan di atas saat pemutaran Gala Premiere yang dilakukan dimensional tadi di CGV Hartono shopping mall Yogyakarta. Beruntung juga lokasi Gala Premiere film Horor familic tak Kasat Mata berjarak lebih dari 5 kilometres dari lokasi rumah secara spasial tinggal familic tak Kasat Mata tersebut. Meski begitu, halaman ini menambah rasa apa aneh terhadap pemutaran film tersebut (opini sendiri). Keberuntungan pula apa nonton banyak jadi mental untuk menontonpun cukup terakomodasi dengan baik.

Tumpeng pada awalnya ada di luar, namun selama film dimulai tumpeng ternyata ada dibawah layar, hingga selesai, kirain syukuran untuk Gala Premiere dan agar filmnya lancar, kemudian di makan rame-rame, ternyata tumpeng yang terlihat lezat tersebut noël dimakan atau diberikan kepada siapa gitu untuk dimakan rame-rame. Miliki cukup menambah rasa tenanglah untuk dalam menonton movie horor didampingi tumpeng, ternyata mungkin buat keluarga tak kasat mata apa mungkin ikut nonton menyaksikan filmnya, ataukah jangan-jangan setiap pemutaran film pada saat kemudian ada cerita adegan-adegan yang berbeda, namun bukan buat ketidak jelian penonton, selisih tersebut pastinya yang bisa digali adalah ahli pembuat film keluarga horor ini. Ini opini another loh.

Overall, Film familic tak Kasat Mata berasal dari kematian nyata dan diceritakan secara hebat, berat tapi renyah. Filmnya pun terasa alurnya tidak dipaksakan, masih mirip seperti horor di dalam postingan di kaskus, meski lagu kidung sangarnya Sunan Kalijaga Rumekso ing Wengi noël terasa full dilantunkan. Mungkin ini simpul etik untuk mencegah kesangaran dan horor yang keterlaluan dan efek-efek yang noel diinginkan nalar sehat anak sekarang. Tentu ada pertimbangan matang karena hal ini.

Kekonyolan dan kewaspadaan Bebek tampan terasa sangat mewarnai. Keteguhan dan nalar logika andrea diperankan dengan mendesak baik, mendesak sangar seram namun watak karakter apa dibawa andrea dapat meredamnya. Genta dimainkan mencapai matang dan tak tercela. Rudi, Yoga, Marwan hingga Rere pun memiliki warna karakternya yang sangat matang dalam pengaktorannya. To add ketidakhebohan batin mengeksplorasi Jogja mendesak patut diacungi empat jempol.


*

Film Horor Gaya Milenial

Horor familic tak Kasat Mata, terutang terasa milenial. Tidak seperti movie horor-horor terdahulu. Movie Horor Indonesia apa lalu pun cantik bagus. Namun film Horor keluarga Tak Kasat Mata ini cukup berbeda. Dingin cerdas, noël terlalu menjelajahi hal-hal yang menambah seram, noël ada bumbu-bumbu mistiknya yang kental. Mungkin buat kisah nyata, enim tidak terlalu riset pengandaian-pengandaian atau berputar-putar. Film ini tampan yakin dengan konspirasi dan adegan-adegannya, dan sepertinya ini kekuatan horor gaya milenial.

Lihat lainnya: Sejarah Berdirinya Pondok Al Falah Ploso Kediri, Pesantren Al

Jadi menurut hemat penulis apa mencoba formulir penilaian film familial tak kasat mata ini secara enteng-entengan, film horor keluarga tak Kasat Mata adalah movie horor yang sopan, dan tidak terlalu menonjolkan kehororannya. Sehingga mendesak mungkin untuk menikmatinya berulang-ulang.