Toggle navigating
*

*

Jadilah bagian dari anggota esuba.net STMIK DCI! mencapai bergabung, Antum bisa ~ berkontribusi menitip di esuba.net STMIK DCI. Silahkan ke laman Registrasi.

Manusia merupakan mahluk ciptaan Allah SWT yang most sempurna, apa membedakan kesempurnaan manusia dengan mahluk-mahluk lainbutuh adalah akal, Allah SWT membekali nalar bagi manusia karena keberlangsungan hidupnya, agar tercipta suasana apa kondusif, sehingga benar dengan tujuan diciptakannya umat ​​manusia yaitu sebagai Khalifah fil-ard ( wakil tuan di bumi), yang membawa misi Rahmatan lil’alamin (kasih bayi bagi seluruh alam).

Anda sedang menonton: Pandangan islam terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi


*

Dengan nalar pikirang yang telah diberikan melalui Allah SWT, umat ​​manusia dituntut karena mengembangkannya, yaitu menjangkau jalan mencari ilmu pengetahuan. Sebagaimana apa terdapat di dalam sabda-sabda RasulNya, yaitu Muhammad SAW, yang megumandangkan kewajiban mencari ilmu bagi umat Muslim. Rasulullah SWA memprioritaskan umatnya karena mencari ilmu syar’i, yaitu demi pembentukan sikap dan prilaku yang mengandung unsur Akhlakul Karimah.
dewasa ini kerumunan perkembangan-perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, semisal batin bidang produk elektronik ada televisi, radio, komputer. Field otomotif ada mobil, pesawatnya terbang, kapal. Field kedokteran ada bayinya tabung, cangkok ginjal, cloning, dan go sebagainya. Yang semakin lama semakin berkembang.
Berkenaan mencapai perkembangan ilmu pengetahuan tersebut, maka umat Islam yang notabennya memprioritaskan pendidikannya dalam lingkup syar’i akan jauh sampah sarap dibandingkan mencapai orang-orang barat yang mayoritas nonMuslim. Dengan pendalaman ilmu-ilmu syar’i saja, umut Muslim become terpuruk, dan selalu di jajah mencapai adanya kebutuhan-kubutuhan yang harus dipenuhi dari sasaran ciptaan dan karya orang-orang barat. Maka dari itu, kita akan mencoba mengkaji jam Islam tentang ilmu knowledge dan teknologi demi meningkatkan pemahaman Islam apa secara totalitas dan noël parsial, dan also demi evolusi umat Islam dalam segala bidang ilmu.
1. Apa pengertian ilmu pengetahuan dan teknologi? 2. Bagaimana pandangan Islam terhadap ilmu knowledge dan teknologi? Maka setitik menjawab telah kita dapatkan terhadap usulnya di atas. Yakni;
1. Pengertian ilmu pengetahuan batin kehidupan manusia banyak mnedapat pengalaman, dari pengalaman itu dapatkan sejumlah pengetahuan atau knowledge yang memiliki sifat keajegan tertentu tidak punya kemampuan untuk menjelaskan sebab-sebabnya secara terinci dan rasional. Pengetahuan demikian banyak macamnya di dalam kehidupan ini. Tiap manusia berbeda jumlah dan macamnya pengalaman yang dimiliki tersebut, tanpa ada kemampuan untuk menjelaskannya.
Kalau dicari mampu memberikan penjelasan maka masih meminta kegiatan apa lebih intens untuk mendapatkan pengetahuan apa lebih pleno daripada umumnya pengetahuan yang ada. Buat itu harus didukung melalui sejumlah kegiatan berikutnya apa lebih serius guna mendapatkan alam pengetahuan tersebut hingga dapat dipedomani untuk perencanaan, prediksi-prediksi maupun kontrol overhead kebenarannya.
asosiasi usaha temukan pendekatan rasional dan dikumpulkan fakta-fakta empiris inilah yang bias disebut mencapai pendekatan mendapatkan pengetahuan dengan metode keilmuan. Melalui metode keilmuan become didapatka “ilmu” dari sejumlah “pengetahuan”, apa memiliki cirri-ciri tertentu, such pembeda menjangkau pengetahuan-pengetahuan lainnya apa belum teruji. (pengetahuan = knowledge, sedang ilmu = science atau sains). Memanggang ilmu adalah pengetahuan apa memenuhi cirri-ciri tertentu dan disinilah dibakukan dulu “ilmu pengetahuan”, apa kedua terminology tersebut digabung were satu kata. Dapat tambahan dirumuskan bahwa ilmu ialah seperti “pengetahuan apa ilmiah”.
Sedangkan teknologi adalah digunakan ilmu-ilmu dasar karena memecahkan masalah guna menjangkau suatu hasil tertentu. Adapun tujuan manusia dalam kehidupan ini dapat were banyak sekali, yang kesemuanya menemani itu ditentukan malalui niatnya, sebagaimana yang disebut dengan “semua amal menyertainya tergantung di ~ niatnya”. Kedudukan ilmu pengetahuan sendiri seperti ilmu dasar clearly netral. Nanti digunakan manusia buat diterapkan guna dengan suatau tujuan, barulah dapat dinilai apakah distribusi itu dapat dibenarkan malalui agama atau tidak.
2. Jam tangan Islam terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi mencapai uraian secara keterangan di atas, maka titudit makalah ini dapat didekati agak were lebih jelas apa menghubungkan antara ajaran keagamaan Islam dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Religius Islam crowd memberikan penegasan mengenai ilmu pengetahuan baik secara benar maupun secara tersamar, kemudian yang disebut di dalam surat Al-Mujadalah ayat 11 yang artinya sebagai berikut :
"Allah become meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha mengetahui what yang kamu kerjakan."
Maksudnya sebagai berikut : sama-sama dari dicuri yang beriman, maka Allah SWT become masih meninggikan derat bagi mereka, ialah mereka yang berilmu pengetahuan.
people berilmu pengetahuan berarti kuasai ilmu dan memilki kemampuan buat mendapatkan dan menjelaskannya. Karena mendapatkan ilmu pengetahuan diperlukan antara lain adanya sarana tertentu, yakni yang disebut “berpikir”. Jelasnya berpikir di atas dasarnya merupakan suatu proses buat mendapatkan ilmu pengetahuan.
Oleh buat itu, apabila di di dalam Al-Qur’an sering-sering panggilan dengan inskripsi “berpikir” atau “berpikirlah” dan sebagainya. Batin arti langsung maupun di dalam arti sindiran dapat kita artikan juga sebagai perintah karena mencari atau menguasai ilmu pengetahuan.
batin Al-qur’an dan hadis sangat crowd ayat-ayat yang menerangkan hubungan sekitar ajaran Islam mencapai ilmu knowledge serta pemanfaatannya yang kita panggilan Iptek. Menghubung tersebut dapat berbentuk semacam perintah apa mewajibkan, menyurum mempelajari, pernyataan-pernyataan, kelewat ada apa berbentuk sindiran. Mereka semua itu noel lain adalah menggambarkan betapa eratnya hubungan antara Islam dan Iptek seperti hal yang noël dapat terpisah satu dengan apa lainnya. Tegasnya tautan antara Islam dan Iptek adalah terutang erat dan menyatu.
di dalam pandangan Islam, Iptek also di gambarkan kemudian cara alter suatu sumber daya menjadi sumberdaya lain apa lebih tinggi nilainya, bab ini tercoverr dalam surat Ar-Ra’d syat 11, yaitu : Sesungguhnya Allah noël merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan apa ada di atas diri mereka sendiri.
Dari ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa, diatas dasarnya Al-Qur’an telah menjadi penekan manusia untuk berteknologi supaya kehidupan mereka meningkat. Upaya ini harus merupakan rasa syukur atas keberhasilannya batin merubah nasibnya. Dengan catatan lain, rasanya syukur atas keberhasilannya dimanifestasikan dengan meningkatkan terus keberhasilan itu, sehingga dari times kewaktu keberhasilan menyertainya akan selalu maningkat terus.
di ~ masa Nabi cantik ada penemuan-penemuan yang bisa dinamakan dengan Iptek, sepertihalnya Iptek dalam dunia pertanian. Para sahabat Nabi pernah melalukan pembuahan buatan (penyilangan atau perkawinan) pada pohon kurma. Lalu Nabi menawarkannya agar noël usah melakukannya. Then ternyata buahnya banyak yang rusak dan setelah itu dilaporkan kepada Nabi, maka Nabi berpesan Abirruu antum a’lamu biumuuri dunyaakum” (lakukanlah pembuahan buatan! kami lebih mengetahui sekitar urusan dunia kalian).
Di batin Al-Qur’an disebutkan juga secara garis besar, circa teknologi. Yaitu kyung kejadian intisari semesta dan berbagai tangani itu kealaman lainnya, circa penciptaan mahluk hidup, tersirat manusia apa didorong hasrat ingin tahunya, dipacu akalnya karena menyelidiki segala what yang ada di sekelilingnya, meskipun Al-Qur’an bukan buku kosmologi, atau biologi, ataukah sains di atas umumnya, namun Al-Qur’an jauh sekali dalam membicarakan teknologi.
Dari beragam uraian di atas bahwasanya kita dapat melihat sendiri bagaimana pandangan Islam terhadap Iptek. Dalam pedoman utamanya (Al-Qur’an), banyak disebutkan sesuatu hal yang berkaitan dengan Iptek, chapter ini menunjukkan bahwa Islam sangat erat sekian dengan Iptek. Enim perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ini merupakan wujud dari tersirat Al-Qur’an yang sebenarnya. Kerumunan seruan-seruan di dalamnya apa menganjurkan manusia buat berfikir dan timbul potensinya dalam pengetahuan. Namun satu hal apa sangat disayangkan, umat muslim sangat rendah di dalam bidang Iptek, sehingga kembali ke belakang perkembangan mencapai orang-orang non muslim. Harapan dengan ini umat Islam sadar dan mau menguat pengetahuannya di dalam berbagia hal, sehingga menjadi umat yang berkualitas mencapai adanya ketakwaan dan pengetahuan apa ditinggi. Nah, dengan demikian dapatlah kita seri kesimpulan such berikut:
a. Ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) adalah keilmuan yang tinggi yang dimiliki malalui seseorang dan mampu were alat untuk menyelesaikan masalah.

Lihat lainnya: Hari Raya Galungan Adalah Hari Raya Umat Hindu Di Bali, Halaman All


b. Pandangan Islam terhadap Iptek adalah Iptek merupakan suatu bab yang noël bisa ditinggalkan malalui seseorang, untuk sangat pentingnya Iptek, maka hal tersebut sering disebut dalam Al-Qur’an. Dalam arti Islam sangat advokat pengembangan Iptek.