PENELITIAN Balai arkeologis Papua di Kampung Dondai, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura mengungkapkan makna di menggoreng ukiran motif putri duyung berwarna black putih apa ditemukan pada tiang rumah adat suku Sentani atau Obhee.Putri duyung digambarkan sebagai sosok perempuan viip berambut liong tergerai yang setengah setelah bawah tubuhnya such ikan bersisik dan berekor.

Anda sedang menonton: Penampakan putri duyung di papua


 Menurut Corry Ohee, pegiat artis dan budaya leluhur Sentani, nenek moyang kesukuan Sentani berasal dari Lautan Teduh atau utama Pasifik. Mereka berlayar nanti Danau Sentani apa dulunya adalah lautan.
Peneliti senior Balai Arkeologo Papua, aku Suroto mengatakan, rumput laut putri duyung memang bukti tale rakyat soal setiap orang Pasifik adalah leluhur warga Sentani."Putri duyung dikenal dalam cerita rakyat digambarkan hidup di lautan. Secara ilmiah duyung berpendapatan dugong dugon. Dugong bukanlah sejenis ikan, tetapi tergolong di dalam hewan mamalia laut pemakan tumbuhan lamun. Padang lamun kawanan ditemukan di teluk-teluk perairan pasifik selatan," katanya.


Bukti apa turut menguatkan berasosiasi Danau Sentani apa dulunya laut dan keberadaan orang Pasifik adalah adanya motif hewan laut lain yang also sangat percaya masyarat Sentani pernah ada di Danau Sentani di masa lalu. Mengolahnya geologi untuk membuat air lautnya berubah dulu danau air tawar.

"Penelitian di Obhee Kampung Dondai tambahan menemukan rumput laut ikan hiu gergaji di tiang rumah. Di atas masa lalu, sebelum kehadiran manusia, Danau Sentani adalah lautnya yang were habitat fauna lautnya termasuk ikan hiu gergaji,” ujarnya.

“Proses geologi menjadikan laut Sentani were sebuah danau air tawar, ikan hiu gergaji kemudian beradaptasi mencapai lingkungan yang baru. Ikan hiu gergaji last ditangkap di Danau Sentani pada tahun 1970-an."

Diakui Hari, ikan hiu gergaji were sumber ilham seni oleh umat ​​manusia prasejarah hingga artis Sentani masa kini. Beberapa motif ikan hiu ini dikenali di Situs Tutari dan diabadikan perbedaan bangunan ataukah rumah warga Sentani.

"Motif ikan hiu gergaji didigoreskan di atas bongkahan batu Situs Megalitik Tutari. Subjek ikan hiu digoreskan pada tua- rumah Obhee, serta motif ikan hiu gergaji tambahan digambarkan di dalam lukisan kulit kayu Asei,"katanya.

Lihat lainnya: Trik Dapat Kuota Gratis Indosat, Cek Di Sini, Ini 5 Cara Dapat Kuota Gratis Indosat

Hari also memaparkan penemuan arkeologi berupa cangkang moluska laut Verenidae dan Arcidae di situs prasejarah Yomokho, Kampung Dondai. Keberadaan cangkang moluska laut membuktikan bahwa human prasejarah yang menghuni Situs Yomokho telah melakukan kontak dengan masyarakat pesisir di dalam beraktivitas.