Banyak apa bilang bahwa bang cinta berjuta rasanya. Adakalanya kita merasa deg-degan sekaligus bahagia, tapi terkadang bisa juga kita merasa sedih dan patah hati. Selagi sedang diliputi rasa galau, kerumunan perempuan berwewenang mengekspresikannya oleh kata-kata apa puitis. Karena kamu yang sedang sedih, esuba.net siap menyiapkan 20 puisi dicintai sedih yang menyentuh hati.




Anda sedang menonton: Puisi cinta paling menyentuh hati

*

“Semua tak sebagai yang diharapkan. Cinta just ada dalam mimpi, cinta just ada di dalam hati, cinta hanya terungkap dari tulisan ini.”

“Kali ini pagi menceritakan tentang cold malam, tentang kopi yang begadang, dan doa-doa sisa wait mata.”

“Ternyata aku masih terlalu mentah untuk mekar bersamamu, aku masih terlalu kanak-kanak karena mengiringi langkahmu. Untuk lembar-lembar berikutnya, tulislah saga barumu.”

“Hari kemarin ataukah esok kemiripan saja dengan aku ini. Duka dan suka dulu seirama lagu, matahari di luar, matahari dalam trần menyatu dalam kepiluan sukmaku.”

"Ada apa meleleh di ujung senin mataku, begitu goretan-goretan pena itu selesai kubaca. Ternyata bendungan wait mataku noel terlalu tahan lama sehingga jebol lagi, meski baru sedikit.”


*
Pexels.com/Juan Pablo Arenas

“Hati ini bergetar tentu saja sepasang manik mata indah itu menatapku. Pandanganku terhalang keindahannya. Sekujur sikap lemas seketika dan mulai tersadar. Kini kau milik rakyat lain. Maafkan saya daya diri ini? bukan siapa-siapa yang mencintaimu.”


“Maafkan karena setiap silap kata apa kuucap. Maafkan karena setiap deviasi sikap yang kuperbuat. Kini, aku hanya ingin kamu percaya, hatiku masih firmicutes milikmu, satu-satunya.”

"Setiap lembaran apa diujikan esok pun seakan dulu tissue, basah oleh tangis dan tetesan air mata. Bertubi telah ujian sebelumnya ujian apa sebenarnya."

"Harus enim apa aku ini supaya dekat denganmu? jadi angin? Percuma, tak sanggup kamu lihat. Enim air? Percuma, tak bisa kamu genggam. Menjadi sosok benar cukup membatasiku untuk mencintaimu. Dan kini aku just bisa diam ditemani rindu yang murung di relung hati. Menumpahkannya lewat syair untukmu."

“Kalau saja tidak adalah wujud rasa, seharusnya aku bisa cobalah menikmatinya. Biarlah ketakutan ini membuatku dirasakan sakit, membuatku sadar betapa kecil, lemah, dan rapuhnya aku. Biarlah pagi ini undg menemaniku.”


*
Pexels.com/Tess emily Seymour

"Segala ruang di ~ akhirnya ini adalah menemui sunyi dan kekosongannya sendiri. Begitu pun tempat yang kau namai hati."

"Tak ada apa tersisa lainnya untukku, selain kenangan-kenangan yang indah bersamamu. Mata indah yang dengannya aku biasa melihat keindahan cinta, mata indah yang dahulu adalah milikku, kini alles terasa kurang sopan meninggalkanku."


"Selamat membukukan insan apa kukagumi. Aku akan berlayar pada aliran air mataku. Harapan kau bahagia, begitu pula denganku."

“Ada denting volume luka yang mengalun sepi di sesuai hati, bila ingatan ini adalah dirimu hadir mengusik. Telah kucoba melangkah menjauh darimu, melupakan beningnya tatap bola matamu. Sayangnya, aku tak pernah bisa.”

"Ketika itu dirimu di sana. Tak dapat kuraih mencapai tanganku. Namun, bayangmu yang hadir di dalam khayalan always dapat kusentuh mencapai ingatanku."




Lihat lainnya: Daftar Perusahaan Cleaning Service Di Bandung, Jasa Cleaning Service Bandung Terbaik

*
Pexels.com/Pixabay

"Habiskan waktu dengannya. Pahami ia. Lalu, berjalanlah setelah arah pintu dan katakan padanya untuk pergi buat ini adalah waktumu buat menyambut kebahagiaan." – Najwa Zebian

“Maafkan aku. Aku siap meragukan cintamu. Aku sadar bahwa dia noel pantas untukku. Kini hanya sesal menghampiriku. Sekarang sudah percuma karena menyesal, untuk kau cantik pergi jauhnya dariku.” – Debora Natalia

"Aku masih di sini, merawat gagal di tepi sunyi, selalu setia menemani, suka duka cinta ikhlas kujalani. Rasa ini, mengurat nadi menyanubari. Kau selalu cantik di hati, untuk melepaskan temani sepiku." –Hendrix

"Jiwa ini telah mati, tak sedikit pun untukku tersisa. Mati waktu pun berlalu dan perih masih terasa. Dua hati dan dua jiwa tak lagi bicara. Kini apa tertinggal hanya rasa sakit dan duka.” – Doniex

“Aku rela jika harus memandangimu walau tak sedikitpun tersudut senyum di bibirmu. Aku mungkin jika harus berkali-kali ditampar malalui kata-katamu apa tak pernah mau menerimaku. Aku terima jika kau terus-menerus menyuruhku karena pergi tinggalkanmu dan jangan pernah kembali.” –Nur Rahmawati

Itulah 20 puisi cinta sedih apa menyentuh trấn dan bisa ~ mewakili perasaanmu. Tetap tahan lama dan tegar ya, Bela! Percayalah, akan ada masanya kamu digali kebahagiaan kelak.